Mengenal Akupunktur Lebih Dekat dengan pendekatan Thermografi akupunktur


Oleh Taufan EN SST Akp
Purwodadi 19Juni 2018

Bismillaahhirrohmaanirrokhim .....


Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Akupunktur I (Thermografi Akupunkur)


Akupunktur berasal dari bahasa latin yaitu acus (jarum) dan punctura (tusuk) yang berarti menusuk dengan jarum, definisi yang lain menjelaskan akupunktur  adalah metode pengobatan dengan cara menuskkan jarum pada tubuh yang bertujuan untuk  melancarkan dan menyeimbangkan energi Qi di dalam tubuh (Saputra dan Sudirman 2009).




Metode pengobatan ini berasal dari Cina, dan sudah sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Pada tahun 1999 WHO mencatat jumlah pasien yang mencari kesembuhan melalui akupunktur semakin meningkat, dan metode pengobatan ini terus berkembang di belahan dunia lainnya khususnya di Indonesia (Saputra dan Sudirman, 2004). Perkembangan akupunktur di Indonesia mulai dilakukan penelitian dan prakteknya di RSCM Jakarta pada tahun 1963 oleh Menteri Kesehatan RI yaitu Prof Satrio.
Berdasar pendekatan kajian secara ilmu kedokteran titik akupunktur bersifat biolistrik , dengan ciri ciri mempunyai papillae dua kali lebih banyak, mengandung kapiler teranyam dengan syaraf sensoris, ujung-ujung syaraf simpatis, sehingga dengan demikian meningkatkan kondukstifitas (sensitif) kulit di atasnya (Croley, 1991). 
Tiitik akupunktur terletak di permukaan tubuh yang memiliki ciri seperti diatas. Salah satu penelitian  menarik yag dilakukan oleh Litscher pada tahun 2000, beliau melakukan penelitian ini bertujuan untuk menemukan titik akupunktur yaitu dengan cara pendekatan thermografi, tujuan pendekatan dengan menggunakan alat ini adalah  membuat visualisasi perubaha - perubahan perfusi perifer selama dilakukan terapi akupunktur dengan menggunakan kamera infra merah yang mampu mendeteksi perubahan distribusi perubahan suhu. 
Titik yang dipilih adalah PC 6 (Neguan) dan Li 11 (Quchi) yang masing masing terletak pada 3 jari proksimal dari pergelangan tangan dan siku. Hasil terapi pada titik akupunktur tersebut memberikan efek peningkatan penyaluran energi dan darah ke daerah lengan, artinya adalah adanya peningkatan yang signifikan suhu perifer selama di akupunktur (Saputra dan Sudirman, 2009).


Gambar 1.1
a dan b tangan sebelum diakupunktur dengan ujung jari berwarni keunguan (gelap)
c dan d tangan proses terapi akupunktur dengan hasil adanya peningkatan energi dengan ujung jari berwarna orange terang

Gambaran diatas menyimpulkan bahwa mekanisme kerja akupunktur dalam proses menyembuhkan tubuh kita adalah salah satunya mendistribusikan energi tubuh agar organ tubuh kita bekerja lebih seimbang dan baik. Jika terapi ini diterapkan di area kepala kita maka pasokan energi dan darah ke otak kita akan jauh lebih seimbang dan tercukupi, dan insyaalloh kita akan tercegah dari penyakit stroke dan penuaan dini.

Bersambung .......... Mengenal Akupunktur Lebih Dekat Apa itu Akupunktur Bag 2

Sumber Tulisan

Akupunktur untuk Nyeri dengan pendekatan neurosain

Guru Kami yang kami sayangi

Almarhum Dr Syarif Sudirman dr Sp.An
Prof Dr Koeosnadi Saputra, dr.SpR
  

Komentar